DEFINISI
PARIWISATA :
1. Herman V. Schulalard (ahli ekonomi bangsa Austria) menyatakan bahwa
“kepariwisataan adalah sejumlah kegiatan terutama yang ada kaitannya
dengan
kegiatan perekonomian, yang secara langsung berhubungan dengan masuknya
dan
adanya pendiaman dan bergeraknya orang-orang asing keluar masuk kota,
daerah
atau negara”.
2.
E. Guyer Freuler Pariwisata dalam artian modern
adalah merupakan fenomena dari jaman sekarang yang didasarkan atas kebutuhan
akan kesehatan dan pergantian hawa, penilaan yang sadar dan menumbuhkan (cinta)
terhadap keindahan alam dan khususnya disebabkan oleh bertambahnya pergaulan
berbagai bangsa dan kelas masyraakat manusia sebagai hasil daripada
perkembangan perniagaan, industri, perdagangan serta penyempurnaan daripada
alat-alat pengangkutan
3.
Prof. K. Krapt (1942), kepariwisataan adalah
keseluruhan daripada gejala-gejala yang ditimbulkan oleh perjalanan dan
pendiaman orang-orang asing serta penyediaan tempat tinggal sementara, asalkan
pendiaman itu tidak tinggal menetap dan tidak memperoleh penghasilan dari
proses yang bersifat sementara itu.
4.
Salah Wahab (1975 : 5) pariwisata adalah salah satu
jenis industri baru yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan
kerja, peningkatan penghasilan, standar hidup serta menstimulasi sektorsektorproduktif
lainnya. Selanjutnya, sebagai sektor yang komplek, pariwisata juga merealisasi
industri-industri klasik seperti industri kerajinan tangan dan cinderamata,
penginapan dan transportasi.
5.
Prof. Hans. Buchli, kepariwisataan adalah setiap
peralihan tempat yang bersifat sementara dari seseorang atau beberapa orang,
dengan maksud memperoleh pelayanan yang diperuntuhkan bagi kepariwisataan itu
oleh lembaga-lembaga yang digunakan untuk maksud tertentu.
6.
Prof. Kurt Morgenroth menyatatakan ”
kepariwisataan, dalam arti sempit, adalah lalu
lintas orang-orang yang meninggalkan tempat kediamannya untuk sementara
waktu,
untuk berpesiar di tempat lain, semata-mata sebagai konsumen dari buah
hasil
perekonomian dan kebudayaan, guna memenuhi kebutuhan hidup dan budayanya
atau keinginannya yang beraneka ragam dari pribadinya.
7.
Drs. E.A.Chalik, Pariwisata adalah Perjalanan
yang yang dilakukan secara berkali-kali atau berkeliling.
8.
Menurut Soekadijo (1997) pengertian pariwisata
adalah segala kegiatan dalam masyarakat yang berhubungan dengan wisatawan.
9.
James J.Spillane (1982:20) pariwisata adalah
kegiatan melakukan perjalanan dengan tujuan mendapatkan kenikmatan, mencari
kepuasan, mengetahui sesuatu, memperbaiki kesehatan, menikmati olahraga atau
istirahat, menunaikan tugas, berziarah dan lain-lain.
10.
Suwantoro (1997) , pariwisata adalah
suatu proses kepergian sementara dari seseorang atau lebih menuju tempat lai
dari luar tempat tinggalnya karena suatu alasan dan bukan untuk melakukan
kegiatan yang menghasilkan uang.
11.
Koen Meyers (2009), pariwisata adalah
aktivitas perjalanan yang dilakukan oleh semntara waktu dari tempat tinggal
semula ke daerah tujuan dengan alasan bukan untuk menetap atau mencari
nafkah melainkan hanya untuk memenuhi rasa ingin tahu, menghabiskan waktu
senggang atau libur serta tujuan-tujuan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar